Minyak kelapa sawit
Minyak kelapa sawit
diperoleh dari pengolahan buah kelapa sawit. Secara garis besar buah kelapa
sawit terdiri dari serabut buah (pericarp) dan inti (kernel). Serabut buah
kelapa sawit terdiri dari tiga lapis yaitu lapisan luar atau kulit buah yang
diseb but pericarp, lapisan sebelah dalam disebut mesocarp atau
pulp
dan lapisan paling dalam disebut endocarp. Inti kelapa sawit terdiri dari
lapisan kulit biji (testa), endosperm dan embrio. Mesocarp mengandung kadar
minyak rata-rata sebanyak 56%, inti (kernel) mengandung minyak sebesar 44%, dan
endocarp tidak mengandung minyak
Minyak kelapa sawit seperti umumnya minyak nabati lainnya adalah
merupakan senyawa yang tidak larut dalam air, sedangkan komponen penyusunnya
yang utama adalah trigliserida dan nontrigliserida
Trigliserida Pada Minyak Kelapa Sawit.
Seperti halnya lemak dan minyak lainnya, minyak kelapa sawit
terdiri atas trigliserida yang merupakan ester dari gliserol dengan tiga
molekul asam lemak menurut reaksi sebagai berikut
Bila R, = RZ = R3 atau
ketiga asam lemak penyusunnya Sama maka trigliserida ini disebut trigliserida
sederhana, dan apabila salah satu atau lebih asam lemak penyusunnya tidak sama
maka disebut trigliserida campuran.
Asam lemak merupakan rantai hidrokarbon;
yang setiap atom karbonnya mengikat satu atau dua atom hidrogen ; kecuali atom
karbon terminal mengikat tiga atom hidrogen, sedangkan atom karbon terminal
lainnya mengikat gugus karboksil. Asam lemak yang pada rantai hidrokarbonnya
terdapat ikatan rangkap disebut asam lemak tidak jenuh, dan apabila tidak
terdapat ikatan rangkap pada rantai hidrokarbonnya karbonnya
disebut
dengan asam lemak jenuh. Secara umum struktur asam lemak dapat digambarkan
sebagai berikut :
Tabel 1. Komposisi Trigliserida Dalam Minyak Kelapa Sawit.
|
Trigliserida
|
Jumlah
(%)
|
|
Tripalmitin
Dipalmito
– Stearine
Oleo –
Miristopalmitin
Oleo –
Dipalmitin
Oleo-
Palmitostearine
Palmito
– Diolein
Stearo
– Diolein
Linoleo
- Diolein
|
3 –5
1 – 3
0 – 5
21 – 43
10 – 11
32 – 48
0 – 6
3 – 12
|
Tabel 2. komposisi Asam Lemak Minyak Kelapa Sawit.
|
Asam
Lemak
|
Jumlah
(%)
|
|
Asam Kaprilat
Asam kaproat
Asam Miristat
Asam Palmitat
Asam Stearat
Asam Oleat
Asam Laurat
Asam Linoleat
|
-
-
1,1 –
2,5
40 – 46
3,6 –
4,7
30 – 45
-
7 – 11
|
Senyawa
Non Trigliserida Pada Minyak Kelapa Sawit.
Selain trigliserida masih terdapat senyawa non trigliserida dalam
jumlah kecil. Yang termasuk senyawa non trigliserida ini antara lain :
motibgliserida, diglisrida, fosfatida, karbohidrat, turunan karbonidrat.,
protein, beberapa mesin dan bahan-bahan berlendir atau getah (gum) serta
zat-zat berwarna yang memberikan warna serta rasa dan bau yang tidak diinginkan
(5,6,9,10).
Dalam proses pemurnian dengan penambahan
alkali (biasanya disebut dengan proses penyabunan) beberapa senyawa non
trigliserida ini dapat dihilangkan, kecuali beberapa senyawa yang disebut
dengan senyawa yang tak tersabunkan seperti tercantum dalam tabel 3.
Tabel 3. Komposisi
Senyawa Yang Tak Tersabunkan Dalam Minyak Sawit
|
Senyawa
|
%
|
ppm
|
|
Karotenoida
α - Karotenoida
β - Karotenoida
É£ - Karotenoida
Likopene
Xantophyl
Tokoperol
α - tokoperol
É£ - tokoperol
δ – tokoperol
Σ + Ҕ + tokoperol
Sterol
Kolesterol
Kompesterol
Stigmasterol
β - sitosterol
Phospatida
Alkohol Total
Triterpenik alkohol
Alifatik alkohol
|
36,2
54,4
3,3
3,8
2,2
35
35
10
20
4
21
21
63
80
26
|
500-700
500-800
Mendekati
300
Mendekati
800
|
Standart
Mutu Minyak Kelapa Sawit Yang Siap Dipasarkan
Untuk menentukan apakah mutu minyak itu termasuk baik atau tidak
diperlukan standard mutu. Ada beberapa faktor yang menentukan standard mutu
yaitu: kandungan air dan kotoran dalam minyak kandungan Asam lemak bebas (ALB),
warna dan bilangan peroksida. Faktor lain yang mempengaruhi standar mutu adalah
titik cair kandungan gliserida, refining loss, plastisitas dan supreadability,
kejernihan kandungan logam berat dan bilangan penyabunan.
Standar mutu Special Prime Bleach (SPB ) dibandingkan dengan mutu
ordinari dapat dilihat dalam tabel 4.
Tabel
4 : Standart Mutu SPB Dan Ordinary.
|
Kandungan
|
SPB
|
Ordinary
|
|
Asam
lemak bebas (%)
Kadar
air (5)
Pengotoran
(%)
Besi
(ppm)
Tembaga
(ppm)
Bilangan
iodium
Karotena
(ppm)
Tokoperol
(ppm)
Pemucatan
: merah (R)
Kuning
(y)
|
1
–2
<
0,1
<
0,02
<
10
0,5
53
+ 1,5
+ 500
+ 800
<
2,0
20
|
3
– 5
<
0,1
<
0,01
<
10
0,2
45
- 56
500
- 700
400
- 600
<
3,5
35
|
Produk
Minyak goreng dari kelapa sawit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar